Keterkaitan Konseling Oleh Pekerja Sosial Dengan Konseling Oleh Profesi Konselor Lainnya


Keterkaitan Kegiatan Konseling oleh Pekerja Sosial dengan Kegiatan Konseling oleh Profesi Konselor lainnya

Kegiatan konseling oleh pekerja sosial harus dilakukan secara profesional dan berlandaskan nilai dan etika sebagai seorang pekerja sosial. Pun juga dengan profesi lainnya yang sama melakukan kegiatan konseling.

Pekerjaan sosial merupakan pekerjaan yang menarik karena berfokus pada masalah yang sulit yang dialami klien. Pekerjaan Sosial memiliki setidaknya lima dimensi utama yang membuatnya unik dan semakin menarik.

Pertama, pekerja sosial dapat fokus pada masalah atau kelompok masalah yang kompleks dan sulit. Pekerja sosial tidak menolak untuk bekerja dengan klien atau merujuk mereka ke tempat lain karena klien-klien memiliki karakteristik.

Dimensi kedua, yang membuat pekerjaan sosial yang unik adalah bahwa hal itu sering menargetkan lingkungan meliputi klien, dan bukan klien sendiri untuk perubahannya. Kadang-kadang layanan tidak tersedia atau sulit untuk mendapatkan, kebijakan yang tidak adil, atau orang-orang ditindas oleh orang lain. Administrator dan orang yang berkuasa tidak selalu memiliki motivasi atau wawasan untuk memulai perubahan yang diperlukan. Pekerja sosial harus melihat di mana perubahan sangat penting di luar individu dan bekerja dengan lingkungan untuk memberlakukan perubahan tersebut.

Dimensi ketiga, yang membuat pekerjaan sosial yang unik terkait dengan penargetan lingkungan: yaitu, pekerja sosial sering merasa perlu untuk mengadvokasi klien mereka. Pembelaan melibatkan secara aktif campur tangan untuk membantu klien mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

Dimensi keempat, yang membuat pekerjaan sosial yang unik adalah penekanan pada dan kepatuhan terhadap inti profesional nilai-nilai. Para pekerja sosial tidak memaksa cara berpikir atau bertindak orang tertentu. Sebaliknya, mereka membantu orang membuat keputusan sendiri tentang bagaimana untuk berpikir atau bertindak.

Dimensi kelima yang membuat pekerjaan sosial yang unik berkaitan dengan inti nilai-nilai pekerjaan sosial yakni betapa pentingnya untuk klien dalam membuat keputusan mereka sendiri. Para pekerja sosial tidak melacak cara spesifik berpikir atau bertindak seseorang. Sebaliknya, mereka berlatih dalam suatu kemitraan dengan klien, membuat dan melaksanakan rencana bersama-sama. Kebanyakan profesi lain menekankan otoritas dan keahlian profesional, pada satu tangan, dan status bawahan klien sebagai penerima jasa.

Peran konselor yang dimainkan saat konseling berlangsung oleh  pekerja sosial adalah hanya sampai pada perubahan sikap klien terhadap orang lain berdasarkan baik buruknya. Hanya pada level luar saja atau mikro. Berbeda lagi dengan peran konselor yang berlatar psikolog, mereka melakukan konseling dengan ranah yang sampai masuk kedalam tahap merubah perilaku, sehinggga bisa dikatakan pada konseling yang sangat pribadi dan individual. Karena psikolog juga memperhatikan pada aspek mental, pikira, jiwa saraf dan anggota tubuh yang ada di dalam.

6 komentar:

  1. Terima kasih untuk ilmunya. Wawasan -wawasan kita akan semakin bertambah.. semangat 💪💪😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kak. Semoga bermanfaat ya🙂

      Hapus
  2. wow terimakasih Duniakesos.blogspot.com berkat tulisan ini saya mulai dapat memahami tentang konselor dalam kesejahteraan sosial

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kak. Semoga bermanfaat 🙂

      Hapus
  3. Keren! Saya jadi tau kalau bekal untuk menjadi pekerja sosial juga mempelajar psikologi. Karena yang saya tau selama ini hanya berkaita dengan sosiologi saja

    Terima kasih! sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kak. Semoga bermanfaat 🙂

      Hapus